Bumi Makin Gemuk

INILAH.COM, London –Selama zaman es di 20 ribu tahun silam, Bumi menjadi planet yang ‘langsing’. Selama periode geologis pengurangan jangka panjang suhu permukaan dan atmosfer Bumi, berat lembaran es di Bumi mengubah bentuk kerak dan mantel Bumi yang menyebabkan Bumi membuncit di bagian tengah.

Melelehnya es di Antartika dan Greenland membuat volume laut membengkak. Alhasil, Bumi makin menggemuk hingga mencapai bagian terlebar.

Bentuk Bumi tak sepenuhnya bulat seperti dilaporkan Dailymail. Hal ini bisa dilihat dari hamparan kilometer Kutub Utara yang lebih dekat inti planet dibanding garis Ekuator. Efek penggemukan ini diyakini terjadi setelah Zaman Es yang membuat Bumi makin bulat.

Menurut National Geographic, tonjolan di Ekuator menyusut kurang dari satu millimeter tiap tahun. Namun, melihat pengukuran satelit Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE), efek ini ternyata terbalik.

“Ada hal lain terjadi (penyusutan keliling Bumi),” ujar geofisikawan John Wahr di University of Colorado.

Tingkat melelehnya es di Kutub Utara dan Selatan yang jumlahnya mencapai 382 miliar ton es setahun ternyata melawan efek pelangsingan tersebut.

Source : Yahoo.com

Silakan tinggalkan komentar Sobat disini. Terima kasih...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: